20 Desember 2019 13:13:06
Ditulis oleh Agus S

LOMBA BAPAK MEMASAK & MERANGKAI BUNGA DALAM RANGKA HARI IBU

sadang-jatirogo.desa.id - Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional pada tanggal 22 Desember. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928. Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Kini, arti Hari Ibu telah banyak berubah, dimana hari tersebut kini diperingati dengan menyatakan rasa cinta terhadap kaum ibu. Orang-orang saling bertukar hadiah dan menyelenggarakan berbagai acara dan kompetisi, seperti lomba memasak merangkai bunga dan memakai kebaya.

     Untuk memperingati hari yang bersejarah tersebut, Pemerintah Kecamatan Jatirogo mengadakan lomba memasak untuk para Bapak dan lomba merangkai bunga dari bahan bekas untuk para Ibu. Acara perlombaan ini digelar di halaman Kantor Kecamatan Jatirogo pada hari Jum'at tanggal 20 Desember 2019. Sebenarnya Hari Ibu jatuh pada hari minggu tanggal 22 Desember, namun karena pada tanggal tersebut adalah hari libur maka acara diajukan menjadi hari jumat 20 Desember. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Desa se-Kecamatan Jatirogo dan seluruh Instansi Pemerintah di wilayah Jatirogo. Mulai dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pendidikan, Polsek Jatirogo, Koramil Jatirogo serta Perhutani turut meramaikan acara ini. Lomba memasak dan merangkai bunga ini terselenggara atas kerja sama Kecamatan Jatirogo dengan Toyota Auto 2000 Tuban. Untuk Desa Sadang sendiri diwakili oleh Sekretaris Desa, Kaur Perencaan dan Kepala Dusun Sadang B dalam lomba memasak nasi goreng ini.

     Perlombaan diawali dengan lomba memasak nasi goreng oleh para Bapak. Sebanyak lebih dari 20 instansi berpartisipasi dalam lomba memasak ini. Lomba sengaja diadakan untuk para Bapak sebagai simbol penghormatan dan rasa kasih sayang serta cinta kepada kaum perempuan / Ibu. Para peserta tidak diperkenankan untuk membawa bahan masakan dari rumah masing-masing. Seluruh bahan telah disediakan oleh pihak Auto 2000 dan peserta diharuskan memanfaatkan bahan yang ada. Peserta diberikan waktu maksimal 40 menit dari mulai mempersiapkan bahan sampai plating / penyajian nasi goreng. Diluar dugaan, meskipun peserta lomba ini adalah para Bapak namun mereka sangat piawai dalam meracik bumbu dan menggoreng nasi. Kebanyakan dari mereka mengaku sudah sering melakukan hal tersebut dirumah sehingga sudah terbiasa dengan kegiatan menggoreng nasi. Camat Jatirogo, Kapolsek Jatirogo dan Danramil Jatirogo pun menunjukkan kepiawaiannya dalam memasak nasi goreng. Dalam perlombaan ini Pemdes Paseyan mendapatkan Juara 1, Juara 2 diraih Koordinator Pendidikan Jatirogo dan Puskesmas Kebonharjo meraih Juara 3.

     Disaat perlombaan memasak nasi goreng oleh para Bapak yang digelar di depan halaman gedung PKK Kecamatan Jatirogo, para Ibu sedang sibuk menyiapan peralatan untuk merangkai bunga. Beberapa hari sebelum perlombaan para peserta sudah di sounding oleh Ketua PKK Kecamatan Jatirogo untuk menyiapkan bahan dari barang bekas agar tidak kerepotan pada saat pelaksanaan lomba. Bahan pembuatan bunga sengaja diambil dari baan bekas untuk memberikan edukasi kepada kaum Ibu agar mencintai lingkungan. Bahan pembuat bunga bekas ini berasal dari botol bekas, tas plastik bekas, sedotan minuman bekas dan bahan bekas lainnya. Selama kurang lebih satu jam, para Ibu dari berbagai instansi ini pun merangkai bunga sesuai dengan kreatifitas masing-masing. Setelah keseluruhan bunga selesai dibuat, maka dewan juri mulai membuat penilaian. Kriteria penilaian dimulai dari bahan yang digunakan, kebersihan saat proses pembuatan, tingkat kerumitan bunga dan keserasian. Dari penjurian tersebut diperoleh pemenang sebagai berikut :

1. Desa Sidomulyo sebagau Juara 1
2. Desa Bader sebagai Juara 2
3. Desa Sekaran sebagai Juara 3
4. Desa Wotsogo sebagai Juara Harapan 1
5. Desa Jombok sebagai Juara Harapan 2, dan
6. Desa Sadang sebagi Juara Harapan 3

     Desa Sadang yang diwakili oleh Ketua PKK dan anggota PKK mendapatkan Juara Harapan 3. Ini merupakan pencapaian yang cukup bagus dan sangat penting untuk melestarikan Juara bagi Pemerintah Desa Sadang. (@gus_sung)

 

sumber artikel : Wikipedia Ensiklopedia Bebas, tribunjogja.com, kompasiana.com



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus