11 Desember 2019 22:16:02
Ditulis oleh Agus S

STAFF MEETING PEMBAHASAN CALON PENERIMA BANTUAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RTLH) 2020

sadang-jatirogo.desa.id  - Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) adalah suatu hunian atau tempat tinggal yang tidak layak untuk dihuni karena tidak memenuhi persyaratan untuk hunian tempat tinggal baik secara teknis maupun non teknis. RTLH erat kaitannya dengan kondisi masyarakat yang perekonomiannya tergolong kurang mampu. Pada dasarnya RTLH merupakan bangunan dengan ruangan yang sempit dan tidak memiliki sekat pemisah antara ruang tamu, ruang tidur, ruang makan serta dapur. RTLH juga biasanya terbuat dari bahan bangunan non permanen seperti kulit kayu, papan triplek dan bambu. Selain itu RTLH juga tidak mempunyai sumber air bersih, tidak terdapat MCK yang sehat dan ruangan rumahnya tidak tredapat lubang fentilasi untuk jalan keluar masuknya cahaya matahari sehingga kondisi didalam ruangan pengap akibat tidak adanya sirkulasi udara dari luar.

     Pemerintah Kabupaten Tuban setiap tahunnya mengalokasikan Dana Bantuan Khusus Kabupaten (BKK) yang disalurkan kepada Pemerintah Desa untuk rehabilitasi RTLH. Satu Desa mendapatkan satu jatah rehabilitasi RTLH dari Dana BKK dan bantuan ini khusus diberikan bagi warga yang benar-benar kondisi perekonomiannya kurang mampu. Sedangkan rehabilitasi RTLH dari Dana Desa, Pemerintah Desa diberikan kebebasan untuk menentukan jumlah RTLH yang akan direhabilitasi dengan catatan pemilik rumah bersedia untuk swadaya baik berupa tenaga maupun material bangunan.

     Pemerintah Desa Sadang hari rabu pagi tanggal 11 Desember 2019 mengadakan Staff meeting untuk membahas calon penerima RTLH. Untuk tahun 2020 Pemerintah Desa Sadang mengalokasikan rahabilitasi RTLH 3 unit dari Dana Desa dan 1 unit dari Dana BKK. Masing-masing perangkat desa yang mewakili wilayah mengusulkan beberapa rumah yang layak untuk dijadikan sebagai penerima rehabilitasi RTLH. Ada 12 unit calon penerima rehabilitasi RTLH yang diusulkan oleh perangkat Desa, sedangkan kuota yang dialokasikan Pemerintah Desa Sadang hanya 4 unit. Hal ini tidak mungkin jika semua RTLH yang diusulkan oleh perwakilan wilayah tersebut direalisasikan bersama karena hal tersebut dapat menyerap Dana Desa yang sangat besar dan memangkas anggaran untuk pembangunan infrastruktur Desa yang lainnya.

     Perangkat Desa Sadang kemudian turun kelapangan untuk melihat secara langsung kondisi Rumah Tidak Layak Huni yang diusulkan didalam forum. Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sadang, Ibu Suci Arini, seluruh perangkat desa mendatangi satu persatu rumah yang diusulkan . Meskipun ditemani oleh rintik hujan gerimis tidak menyurutkan semangat Kepala Desa dan perangkat desa untuk meninjau lokasi. Peninjauan lokasi sempat terhenti sejenak diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sadang dan sekitarnya sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah hujan mulai reda peninjauan lokasi dilanjutkan kembali.

     Dari hasil peninjauan lokasi, ternyata ada beberapa rumah tidak layak huni (RTLH) yang sudah direnovasi terlebih dahulu oleh sang pemilik rumah. Ini menandakan bahwa pemilik rumah tersebut kondisi perekonomiannya sudah membaik dan sudah tidak pantas untuk menerima bantuan rehabilitasi RTLH. Hasil dari peninjauan lokasi akan dibahas lebih lanjut pada staff meeting berikutnya untuk mendapatkan 4 unit rumah yang benar-benar layak untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi RTLH tahun 2020 mendatang. (@gus_sung)

 

sumber artikel : scribd.com



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus