05 Oktober 2019 07:53:24
Ditulis oleh Agus S

PMT PEMULIHAN IBU HAMIL KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK)

sadang-jatirogo.desa.id - Kekurangan energi kronis (KEK) adalah masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama dan terjadi selama lebih dari satu tahun. Kondisi kurang energi kronik (KEK) biasanya terjadi pada wanita usia subur yaitu wanita yang berusia 15-45 tahun. Seseorang yang mengalami KEK biasanya memiliki status gizi kurang. Kekurangan energi kronis dapat diukur dengan mengetahui lingkar lengan atas dan indeks massa tubuh seseorang. Ibu yang mempunyai lingkar lengan atas yang kurang dari 23,5 cm dapat dikatakan ia mengalami kekurangan gizi kronis. Kekurangan energi kronis (KEK) menyebabkan keluar masuknya energi tidak seimbang di dalam tubuh. sehingga, banyak gangguan yang akan terjadi jika seorang ibu mengalami KEK. Gangguan ini mengganggu kesehatan ibu maupun janin yang dikandungnya.

Kekurangan Energi Kronis (KEK) dapat diakibatkan dari beberapa hal, diantaranya adalah :
- Asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan
- Usia ibu hamil yang terlalu tua dan terlalu muda
- Beban pekerjaan ibu hamil yang terlalu berat
- Penyakit serta infeksi yang dialami oleh ibu hamil

Sementara dampak negatif terhadap janin yang dikandung oleh Ibu hamil yang mengalami KEK adalah :
- Keguguran
- Pertumbuhan janin tidak maksimal menyebabkan bayi lahir dengan berat badan lahir rendah
- Perkembangan semua organ janin terganggu, hal ini mempengaruhi kemampuan belajar, kognitif, serta anak berisiko mengalami kecacatan
- Kematian bayi saat lahir

          Di Desa Sadang terdapat 4 orang ibu hamil yang mengalami kondisi Kekurangan Energi Kronik (KEK).  KEK dapat dideteksi dari lingkar lengan atas masing-masing ibu hamil tersebut yang kurang dari 23,5cm. Untuk melakukan pemulihan terhadap ibu hamil KEK tersebut, Bidan Desa Sadang Ibu Yuyun Soehartini S.ST memberikan PMT Pemulihan dan pemberian susu formula. Pemberian PMT Pemulihan dan susu formula ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko keguguran, bayi lahir prematur, bayi lahir cacat dan kematian terhadapa bayi yang baru lahir. Susu Formula dan PMT Pemulihan diberikan oleh Bidan Desa selama kurun waktu 90 hari. Menu yang diberikan untuk PMT Pemulihan adalah menu berbasis makanan lokal dan biskuit MT-Bumil. Selama kurun waktu tersebut Bidan Desa melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap ibu hamil KEK. Pemeriksaan dilakukan dengan pemeriksaan berat badan dan pengukuran lingkar lengan atas. Diharapkan dengan adanya program  PMT Pemulihan dan pemberian susu formula dari pemerintah ini dapat mengurangi resiko bayi lahir cacat, prematur, keguguran dan kematian pada bayi yang baru lahir. Sehingga bayi yang lahir adalah bayi yang sehat dan cerdas dan kedepannya dapat menjadi generasi penerus yang berkompeten. (@gus_sung)

 

sumber artikel : Yuyun Soehartini S.ST - Bidan Desa Sadang, Hello Sehat



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus