02 Oktober 2019 19:36:02
Ditulis oleh Agus S

ANC TERPADU PUSKESMAS JATIROGO DI DESA SADANG

sadang-jatirogo.desa.id - Puskesmas Jatirogo membentuk sebuah Tim yang ditugaskan untuk melakukan ANC Terpadu yang dilaksanakan di Desa-desa yang merupakan wilayah dari Puskesmas Jatirogo. Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan yang dilakukan oleh dokter atau bidan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik dari ibu hamil. ANC Terpadu dilaksanakan pada hari rabu tanggal 02 oktober 2019 pukul 09.00 WIB di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Desa Sadang. Sasaran dari kegiatan ANC di Desa Sadang adalah 37 Ibu hamil. Sebanyak 27 orang Ibu hamil menghadiri acara ANC ini dari 37 orang Ibu hamil yang diundang Tim Puskesmas Jatirogo. Tujuan utama dari dilaksanakannya ANC terpadu ini adalah untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil, menghindari resiko komplikasi pada kehamilan dan persalinan, serta mempersiapkan ibu hamil untuk masa nifas dan pemberian Asi Ekslusif.

          Berikut ini adalah Tim ANC Terpadu dari Puskesmas Jatirogo :

- dr. H. Noor IStichawari
- dr. Afifah
- Ambar Akfiatun S.ST
- Sri Puji Rahayu Amd. Keb
- Suwarti S.ST
- Endang Sri Wahyuni S.ST
- Maulia Pramanti Amd. Keb
- Budi Setyowati Amd. Keb
- Titik Purwandari Amd. G
- Tutik Handayani Amd. Keb
- Setyo Hastutik Amd. Keb
- Yuyun Soehartini S.ST
- Hestiana Ekawati Amd. A.K
- Yuyun Soehartini
- Umi Makrifatul Amd. Kep
- Roni Amd. K.G

 

          Kegiatan ANC dimulai dengan screening ibu hamil. Screening adalah deteksi dini dari suatu penyakit atau usaha untuk mengidentifikasi penyakit atau kelainan secara klinis dengan menggunakan test . Dilakukan beberapa test dan questioner terhadap ibu hamil untuk mengidentifikasi apakah ibu hamil tersebut terindikasi suatu penyakit atau tidak. Setelah itu dilakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang penyakit HIV/AIDS kepada Ibu hamil. Sosialisasi ini bertujuan agar Ibu hamil dapat mengetahui hal-hal apa saja yang dapat menimbulkan penularan penyakit seksual berbahaya tersebut sehingga bisa dilakukan tindakan pencegahan.

          Setelah dilakukan sosialisai tentang HIV/AIDS, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan standar ANC. Pemeriksaan terebit meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar lengan atas dan pemeriksaan tinggi Fundus Uteri atau puncak rahim. Selain pemeriksaan standar ANC tersebut juga dilakukan pemeriksaan kehamilan mulai dari ujung rambut ibu hamil sampai dengan ujung kaki. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi apabila terjadi kelainan pada ibu hamil. Bagi ibu hamil yang belum melakukan imunisasi Tetanus Toxoid (TT) maka ibu hamil tersebut juga diberikan Imunisasi TT dari Tim Puskesmas.

          Setelah pemeriksaan standar ANC dan pemeriksaan fisik ibu hamil, selnajutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium oleh Tim Puskesmas Jatirogo. Pemeriksaan Laboratorium ini meliputi pengecekan kadar hemoglobin (Hb) pada darah, pemeriksaan HIV, pemeriksaan HBSAG (Hepatitis B), pemeriksaan golongan darah bagi yang belum mengetahui golongan darahnya, pemeriksaan protein urine dan pemeriksaan Sifilis. Dari semua pemeriksaan laboratorium tersebut tidak ditemukan adanya ibu hamil yang terindikasi salah satu dari penyakit tersebut. Setelah itu dilanjutkan dengan pemeriksaan jantung ibu hamil untuk deteksi awal apabila ada ibu hamil dengan resiko tinggi dalam menghadapi persalinan.

          Pemeriksaan yang terskhir adalah pemeriksaan gigi Ibu hamil. Pemeriksaan ini bertujuan agar jika ada ibu hamil yang terindikasi menderita sakit gigi maupun gigi berlubang segera mendapatkan pengobatan yang tepat dari Tim Puskesmas. Perlu diketahui bahwa ibu hamil yang menderita sakit gigi dan gigi berlubang dapat berpengaruh terhadap kesehatan janin. Kuman yang terdapat didalam gigi yang berlubang dapat menginfeksi janin ibu hamil sehingga menghambat pertumbuhan bayi ddidalam janin. Ibu hamil yang memiliki gigi berlubang juga dilarang untuk mencabut giginya dikarenakan bisa merusak syaraf yang berpengaruh terhadap bayi yang dikandungnya dan dapat mengakibatkan bayi didalam kandungan menjadi prematur. (artikel by : Tim ANC Puskesmas Jatirogo)

 

 

sumber artikel : SKATA.info , Hello Sehat



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus