23 September 2019 22:06:37
Ditulis oleh Agus S

SIMULASI PENANGANAN KARHUTLA FORKOPIMCA JATIROGO DAN TIM

sadang-jatirogo.desa.id - Hutan di wilayah Dusun Salam Desa Ngepon Kecamatan jatirogo pada hari senin tanggal 23 september 2019 sekitar pukul 10.00 Wib mengalami kebakaran. Kebakaran diakibatkan oleh kelalaian warga masyarakat sekitar lingkungan hutan yang melakukan pembakaran lahan. Pada awalnya warga berniat ingin membuka lahan pertanian di wailayah kawasan hutan dengan cara membakar lahan agar bersih dan siap dijadikan lahan pertanian. Cara ini dianggap sangat mudah dan murah bagi warga untuk membuka lahan pertanian. Beberapa titik api dibuat warga untuk membersihkan lahan. Pada awalnya hanya api kecil yang menyala, karena tiupan angin di musim kemarau yang cukup kencang maka api akhirnya membesar dan menyebar di beberapa titik. Warga berusaha mamadamkan api dengan menggunakan alat seadanya yakni ranting dan daun dari pohon sekitar, namun api tak kunjung padam.

Setelah berusaha sekian lama untuk memadamkan api dengan alat seadanya api tidak juga padam dan malah semakin menyebar, warga pun kuwalahan dan berusaha meminta bantuan. Warga pun akhirnya berlari dan meminta bantuan di Pos Polisi Hutan (Polhut) yang letaknya tidak jauh dari lokasi kebakaran. Mendengar laporan dari warga pihak Polhut dan Perhutani bergegas mendatangi lokasi kebakaran. Bersama dengan warga, Polhut dan Perhutani berjibaku memadamkan api dengan peralatan standar pemadam api yang tersedia. Namun api belum memperlihatkan tanda-tanda akan padam, api terus membesar dan maluas. Salah satu anggota Polhut kemudian meminta bantuan dari Polsek Jatirogo dan menelfon Pemadam Kebakaran kecamatan Jatirogo.

Tidak butuh waktu lama, petugas Pemadam Kebakaran dan anggota Polsek Jatirogo tiba dilokasi. Petugas Damkar dengan sigap langsung memasang selang kedalam nozzle dan kemudian selang diulur sampai ke titik api. Dibantu oleh warga dan Polhut serta Perhutani, Tim Damkar berusaha memadamkan api dengan menyemprotkan air ke beberapa titik api. Sekitar 15 menit kemudian api berhasil padam dan meninggalkan jejak berupa kabut asap yang cukup tebal dan pekat. Tak lama setelah api berhasil dipadamkan, ada warga yang tiba-tiba pingsan. Diduga warga tersebut kelelahan setelah memadamkan api dan menghirup asap pekat dari api tersebut. Anggota dari Polsek Jatirogo segera menelfon Ambulance dari Puskesmas.

Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk Ambulance dari Puskesmas datang ke lokasi kebakaran. Tim Puskesmas segera menurunkan tandu dari dalam mobil ambulance. Dibantu oleh warga dan Polhut, warga yang pingsan kemudian ditandu dan dibawa kedalam mobil ambulance. Didalam mobil ambulance, warga yang pingsan segera diberikan oksigen. Setelah selang oksigen dipsangkan pada korban pingsan, Ambulance langsung meluncur ke Puskesmas untuk memberikan pertolongan lanjutan kepada korban.

Ini semua adalah skenario Simulasi Penangananan Bencana Untuk Upaya Pencegahan & Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Di Kecamatan jatirogo yang terselenggara atas kerja sama dari  Forkopimca Jatirogo, KPH Kebonharjo, KPH Jatirogo, BPBD Jatirogo, LMDH, Polisi Hutan, Pemerintah Desa dan Puskesmas Jatirogo. Dengan adanya simulasi ini diharapkan seluruh elemen yang terlibat dalam simulasi dapat mengetahui langkah-langkah yang harus dilaksanakan apabila suatu saat terjadi kebakaran hutan. Tim juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk disebarluaskan kepada warga masyarakat agar tidak membakar hutan dengan alasan apapun dan untuk keperluan apapun. Selain merugikan pemerintah selaku pemilik hutan, kebakaran hutan juga dapat merugikan kesehatan warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran hutan. Simulasi ini dinyatakan sukses dan terselenggara dengan lancar tanpa ada halangan. (@gus_sung)



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus