09 September 2019 17:15:07
Ditulis oleh Agus S

IMUNISASI BIAS CAMPAK & SCREENING SDN SADANG 2

sadang-jatirogo.desa.id - Tim dari Puskesmas Jatirogo melakukan imunisasi BIAS Campak dan Screening di Sekolah Dasar Negeri Sadang 2. Kegiatan ini dilakukan pada hari senin tanggal 09 september 2019 dan dimulai pada pukul 08.00 WIB.  Tim dari Puskesmas Jatirogo beranggotakan 7 orang yang terdiri dari Bidan Desa, Perawat dan Bidan Puskesmas Jatirogo. Anggota dari Tim tersebut yakni :
- Elis Ernawati S.ST
- Endang Sri Wahyuni S.ST
- Maulia Pramanti Amd, Keb.
- Setyo Hastutuik Amd, Keb.
- Tutik Handayani Amd, Keb.
- Eka Mareta Yosiana S.Kep.Ns
- Dwi Puji Amd, Keb.

Imunisasi BIAS merupakan Imunisasi yang diberikan kepada anak untuk menghindari penyakit campak difteri dan tetanus. Imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi belum cukup untuk melindungi terhadap penyakit PD3I (Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) sampai usia anak sekolah. Hal ini disebabkan karena sejak anak mulai memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan terhadap tingkat kekebalan yang diperoleh saat imunisasi ketika bayi. Oleh sebab itu, pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia sekolah dasar atau sederajat (MI/SDLB) yang pelaksanaannya serentak di Indonesia dengan nama Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Imunisasi BIAS diberikan kepada murid kelas 1 yang berjumlah 18 anak dan kelas 2 yang berjumlah juga 18 anak. 

Setelah Imunisasi selesai diberikan kepada murid kelas 1 dan 2 kegiatan dilanjutkan dengan Screening. Screening merupakan deteksi dini terhadap suatu penyakit dan merupakan suatu usaha untuk mengidentifikasi penyakit atau kelainan secara klinis untuk membedakan antara orang yang sehat maupun orang yang terlihat sehat namun mempunyai gejala atau tanda-tanda penyakit.Screening ini diberikan kepada seluruh siswa SDN Sadang 2 mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Screening dimulai dengan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan denyut nadi,, pengukuran tensi darah, dan pemeriksaan nafas. Selain pemeriksaan tersebut, screening juga dilakukan dengan memeriksa kondisi rambut, kebersihan telinga, pemeriksaan kondisi kuku, pemeriksaan mulut, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata dan pemeriksaan pendengaran. Untuk pemeriksaan mata, murid diminta untuk membaca huruf dari kejauhan, apakah penglihatannya normal atau mengalami minus. Sedangkan untuk test pendengaran digunakan garputala untuk mengetes kemampuan mendengar murid.

Kegiatan Imunisasi BIAS  secara keseluruhan bertujuan untuk menghindarkan murid dan mencegah secara dini penyakit campak, difteri dan tetanus. Sedangkan kegatan screening bertujuan untuk memeriksa kondisi dini kesehatan murida dan mendeteksi jika ada kelaian pada tubuh murid yang ditengarai sebagai tanda suatu penyakit. (tutik_handayani - Bidan Desa Sugihan)

 

sumber berita :Kementrian BUMN, academia.edu

 



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus