13 Agustus 2019 21:18:44
Ditulis oleh Agus S

SOSIALISASI IVA & PAP SMEAR DI POSKESDES DESA SADANG

sadang-jatirogo.desa.id - Kanker serviks adalah jenis kanker yang kerap kali menyerang wanita. Meski termasuk ganas, kanker yang berkembang di leher rahim ini sebenarnya dapat dicegah dan dideteksi sejak dini. Tentunya, hal ini dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Saat ini, ada beberapa cara untuk mendeteksi kanker serviks, yaitu dengan pap smear dan tes IVA. Untuk mengantisipasi sejak dini adanya gangguan pada leher rahim (serviks) maka Puskesmas Jatirogo bekerja sama dengan Pemerintah Desa Sadang mengadakan sosialisasi dan pelayanan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) pada hari selasa tanggal 13 agustus 2019 bertempat di Poskesdes Sadang Kecamatan Jatirogo.

        Para tamu yang diundang pada acara sosialisasi IVA oleh Puskesmas Jatirogo ini adalah wanita yang sdah menikah dan dalam kondisi usia subur. IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) adalah pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung dengan mata telanjang leher rahim dengan cara memulas leher rahim dengan laruta asam asetat 3-5%. Acara dibuka oleh Ibu Yuyun Soehartini selaku Bidan Desa Sadang. Dalam sambutannya beliau menghimbau untuk para ibu-ibu yang dalam masa subur untuk lebih mengenali kanker serviks dan dapat mencegah hal-hal yang dapat menimbulkan kanker serviks.

        Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Sri Puji Rahayu selaku programmer Penyakit Tidak Menular (PTM) dari Puskesmas Jatirogo. Beliau menyampaikan tujuan dari pemeriksaan IVA adalah untuk mengurangi mordibitas dan mortalitas dari penyakit dengan pengobatan dini terhadap kasus yang ditemukan dan untuk mengetahui kelainan yang terjadi pada leher rahim. Adapaun persyaratan untuk mengikuti pemeriksaan IVA adalah sudah pernah melakukan hubungan seksual, tidak sedang haid, tidak sedang hamil dan 24 sebelum dilakukan pemeriksaan tidak melakukan hubungan seksual. Pemeriksaan IVA bisa dilakukan oleh Bidan, perawat terlatih, dokter umum dan dokter spesialis obgyn. Pelaksananan pemeriksaan IVA dilakukan dengan memasnag spekulum melihat langsung leher rahim yang telah di pulas dengan larutan asam asetat 3-5%. Jika terjadi perubahan warna atau tidak muncul plak putih, maka hasil pemeriksaan dinyatakan negatif. Sebaliknya jika leher rahim berubah warna menjadi merah dan timbu plak putih, maka dinyatakan positif lesi atau kelainan pra kanker.

        Materi dilanjutkan dengan pemaparan Pap Smear. Pap Smear adalah pemeriksaan kesehatan yang mampu mendeteksi kanker serviks. Bahkan para ahli menyatakan bahwa tes ini juga bisa mendeteksi tahapan pre-kanker, satu tahap sebelum kanker serviks terjadi. Pap smear sebaiknya mulai dilakukan secara rutin dalam tiga tahun sekali ketika pasangan telah menikah ataupun telah melakukan hubungan seksual. Pemeriksaan ini memeriksa jaringan sel serviks atau leher rahim pada pasien. Pemeriksaan dilakukan ketika wanita tidak sedang mengalami menstruasi. Jadi, ketika pemeriksaan dilakukan, dokter akan mengambil sedikit bagian dari leher rahim dan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan laboratorium. adapaun kegunaan dari Pap Smear adlah sebagai diagnosa awal keradanganservik dan mengetahui kemungkinan yang menjadi penyebabnya.

Dengan sosialisasi ini diharapkan pasangan yang khususnya yang berada dalam usia subur lebih mengetahui segala yang dapat menyebabkan kelainan maupun kanker pada serviks dan mengetahui cara untuk mencegahnya. (@agus_sung)

sumber artikel : hellosehat.com



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus