11 Agustus 2019 09:56:56
Ditulis oleh Agus S

PEMICUAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DESA SADANG

sadang-jatirogo.desa.id - Bertempat di Poskesdes Desa Sadang pada hari sabtu tanggal 10 agustus 2019 pukul 09.00WIB dilaksanakan acara sosialisasi Pemicuan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) oleh Puskesmas Jatirogo. Acara ini merupakan bagian dari agenda Puskesmas Jatirogo dalam rangka menjaga kesehatan lingkungan masyarakat desa. STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

Hadir dalam acara ini adalah Kepala Dusun Sadang, Kaur Perencanaan Desa Sadang, Bidan Desa Sadang, Tim dari Puskesmaas Jatirogo serta masyarakat Desa Sadang yang belum mempunyai sanitasi yang baik, khususnya jamban. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Dusun Sadang Bapak Subandi. Beliau menyampaikan terima kasih terhadap segenap warga masyarakat yang bersedia untuk mengahadiri acara ini dan juga kepada Tim Puskesmas Jatirogo yang sudah berkenan memberikan materi sosialisasi kepada  warga Desa Sadang tentang STBM.

STBM (2)

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim dari Puskesmas Jatirogo. Dalam penyampaian materi Tim dari Puskesmas Jatirogo menjelaskan bahwa Sanitasi Total adalah kondisi ketika suatu komunitas/masyarakat :
1. Tidak buang air besar sembarangan (BABS)
2. Mencuci tangan menggunakan sabun
3. Mengelola air minum dan makanan yang aman
4. Mengelola sampah dengan benar
5. Mengelola limbah rumah tangga dengan aman

          Sekitar 70 juta penduduk Indonesia masih buang air besar sembarangan. Perilaku ini dapat menyebabkan penyakit diare yang berakibat kematian bayi dan balita terbesar di Indonesia, yakni 31,4% dari total angka kematian bayi dan 26,2% angka kematian balita di tanah air. Oleh karena itu kita dihimbau untuk tidak buang air besar sembarangan karena hal itu dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, diantaranya :
- Mencegah penyakit diare hingga 32%
- Menyelamatkan nyawa 100.000 anak dibawah 3 tahun dari kematian akibat diare
- Mencegah menuarnya penyakit seperti cacingan dan muntaber
- Mengurangi biaya kesehatan yang harus kita keluarkan
Maka dihimbau untuk seluruh masyarakat untuk menggunakan jamban yang sehat. Karena dengan jamban yang sehat tidak mencemari air dan tanah permukaan, bebas dari serangga, tidak menimbulkan bau dan mudah dibersihkan.

          Selain dilarang untuk buang air besar sembarangan, masyarakat juga dihimbau untuk cuci tangan pakai sabun (CPTS). Dengan mencuci tangan dengan menggunakan sabun kita dapat mencegah diare hingga 80%, juga bisa mencegah penyakit lain seperti ISPA dan Influenza dan hepatitis.

          Materi dilanjutkan dengan pengelolan air minum di rumah tangga (PAM-RT) yaitu suatu proses pengolahan, penyimpanan dan pemanfaatan air yang digunakan untuk produksi makanan dan keperluan oral lainnya seperti berkumur, sikat gigi dan persiapan makanan/minuman bayi. Oleh karena itu kita diharuskan memcuci tangan menggunakan sabun sebelum menangani air minum, menghindari untuk menyentuh air saat mengambil air minum dan membersihkan wadah saat air telah habis dengan menggunakan air yang sudah diolah.

Diharapkan dengan sosialisasi STBM ini masyarakat Desa Sadang lebih memperhatikan dan menjaga kebersihan yang dimulai dari kebersihan lingkungan rumah tangga masing-masing warga sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan warga Desa Sadang dan mencegah tercemarnya lingkungan serta mencegah timbulnya berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang bersih dan sehat. (@gus_sung)



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus